Himpunan Wanita Tani, Menjadi Gerakan Lintas Desa

Lahirnya HWT tidak dapat dilepaskan dari peran pendampingan CSR oleh PT. Tirta Investama, Plant Cianjur. Secara bertahap namum pasti, HWT menawarkan daya tarik sendiri bagi ibu‐ibu rumah tangga. Bagaimana tidak, kegiatan HWT salah satunya adalah mengoptimalkan potensi pekarangan rumah untuk ditanami tamanan yang bermanfaat bagi keluarga. Ada yang tertarik bertanam sayuran, ada juga yang jenis palawija. Hasilnya, secara umum dapat membantu ibu rumah tangga, untuk tidak perlu ke pasar. Bahkan beberapa ibu anggota HWT sudah mampu menjual hasil panennya.

Bu Ilah misalnya, beberapa tahun menjadi TKI dan berencana berangkat kembali ke negara Kuwait. Namun rencana itu diurungkan setelah ia menjadi anggota HWT, karena telah terbuka peluang baginya untuk mengembangkan usaha di kampung halaman, yaitu di rumah sendiri di Kampung Lapang Desa Gekbrong. Sejak aktif mengikuti kegiatan dan pelatihan‐pelatihan dalam wadah HWT, Bu Ilah sekarang mampu mengembangkan usaha mandiri.

Gerakan HWT saat ini sudah mencapai 3 desa, bahkan di Desa Kebon Peteuy, diharuskan di setap RT ada anggota dan kegiatan HWT, sehingga saat ini lebih dari 600 anggota HWT berkiprah membangun desa. Bahkan, beberapa kegiatan kerja bakti dan gerakan kebersihan pun tak luput dari peran serta anggota HWT.