Dadang Ikhwan Sukmana, Ketua Umum HIPOCI

Hubungan antar sesama masyarakat di kampung saya tidak terlepas dari sektor pertanian. ada hubungan social, ada hubungan agama, hubungan ekonomi bahkan sampai hubungan politik pun sangat erat kaitannya dengan sektor pertanian. Tentunya hubungan ini dikarenakan mayoritas profesi masyarakat di kampung saya adalah petani. Akan tetapi profesi petani ini belum dirasakan cukup untuk memenuhi semua kebutuhan para petani.

Sedikit sekali petani yang benar -benar memiliki lahan sawah milik pribadi, rata -rata hamparan sawah yang luas merupakan milik segelintir orang saja, karena mayoritas petani hanya sebagai “buruh tani” maka tidak heran kehidupan petani jauh dari kata sejahtera.

Demikian sedikit gambaran yang bisa saya uraikan tentang “petani”. Itu merupakan gambaran kehidupan petani sekitar 5 tahun ke belakang, lain halnya dengan sekarang setelah hadirnya PT. Tirta Investama (AQUA) yang telah ikut memikirkan dan membantu dalam mengembangkan sektor pertanian di daerah saya dan saya di amanahkan oleh masyarakat dan pe rusahaan tersebut untuk menjadi ketua umum dalam lembaga pertanian yaitu Himpunan Petani Organik Cianjur Indonesia (HIPOCI). Saya, pengurus HIPOCI, dan petani telah banyak mendapatkan manfaat dari bantuan perusahaan tersebut, kami di ajarkan mengolah dan mengelola pertanian terpadu yang baik dan benar yang pengelolaannya secara ramah lingkungan dan organik sehingga masyarakat kami mempunyai jaminan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih sehat, kami di ajarkan mengelola manajemen lembaga supaya lembaga pertanian kami tetap terarah, kami diajarkan mengelola keuangan melalui koperasi supaya kami bisa menentukan bahwa usaha di sektor pertanian merupakan usaha yang menguntungkan dan bisa mencukupi sandang pangan kami. Dalam prasasti HIPOCI kami berjanji untuk tet ap memajukan dan mengembangkan sektor pertanian organic terpadu. HIPOCI Sukses Berkah !!!

Yetti (Pemilik Aqua Home Service (AHS) Sentul Bogor)

Nama saya Yetii dari AHS “BERKAT” yang beralamatkan di Sentul Bogor. Tidak kurang dari 6 bulan ini saya mulai mengikuti program AHS dan turut serta memasarkan produk pertanian berupa beras organik yang merupakan binaan perusahaan AQUA yang ada di Cianjur. Ada beberapa manfaat yang sudah saya rasakan dari mengikuti program ini diantaranya saya dan keluarga bahkan masyarakat yang ada di wilayah saya sudah mulai melaksanakan program hidup sehat dengan mengkonsumsi nasi organik, dari penjualan beras organik juga saya mendapatkan keuntungan secara finansial, dan satu hal yang sangat penting bagi saya dan masyarakat yang membeli beras organik ini adalah ikut meningkatkan kesejahteraan petani, khususnya Himpunan Petani Organik Cianjur Indonesia (HIPOCI). Dengan nama AHS saya yaitu “BERKAT” mudah mudahan menjadi keberkatan juga untuk saya, masyarakat, dan petani organik.

Bpk. H Irvan Rivano Muchtar, Bupati Terpilih Kab. Cianjur Periode 2015-2020

Mengembangkan Kabupaten Cianjur merupakan satu hal mulia bagi kami sebagai pemerintah yang telah diamanahkan oleh masyarakat di Kabupaten Cianjur ini, begitu besar tantangan yang harus kami jalankan dari berbagai sektor yang ada di hulu sampai hilir yang meliputi sektor perekonomian, sektor perindustrian, sektor kesehatan, pendidikan, dan masih banyak lagi sektor-sektor penunjang lainnya. Tentunya kami sebagai aparatur pemerintahan tidak bisa mewujudkan sendiri dalam mengembangkan Kabupaten Cianjur ini.

Jika mengacu pada pemangku multi pihak, tentunya kita bisa dengan ringan bisa menyelesaikan tantangan -tantangan ini, para multi pihak ini diantaranya Pemerintahan, Masyarakat, dan Pe rusahaan. Kami pemerintahan dan Masyarakat nyatanya masih belum cukup menyelesaikannya. Ada beberapa perusahaan yang berkontribusi besar dalam sektor-sektor ini, di antaranya PT. Tirta Investama (AQUA) yang terletak di Desa Gekbrong Kecamatan Gekbrong. Mel alui program Corporate Social Responsibility (CSR), perusahaan ini mampu merealisasikan beberapa program di antaranya program pertanian organik yang tentunya dengan program ini dapat mengembalikan kesuburan unsur hara tanah dan ramah lingkungan serta dapat meningkatkan kesejahteraan petani. Terima kasih kepada AQUA yang turut serta mengembangkan sektor pertanian di Kabupaten Cianjur.

Pak Kamal (Koordinator Kelompok Pengelolaan Sampah dan Tabungan Sampah desa Kebon Peuteuy)

Terima kasih saya sampaikan kepada PT. Tirta Investama Cianjur atas peran dan perhatiannya terhadap masalah sampah di desa kami. Dengan adanya program Waste ini manfaatnya sudah dapat kami rasakan bukan hanya untuk kebersihan dan kesehatan lingkungan tetapi juga untuk pendapatan keluarga. Karena dengan terlibat aktif dalam program ini maka warga akan mendapatkan penghasilan tambahan yang disimpan dalam bentuk tabungan sampah. Tabungan sampah ini dapat diambil dan digunakan oleh warga kapan pun untuk kebutuhan hidup sehari hari seperti bayar listrik, beli beras raskin, beli perabotan rumah tangga atau kebutuhan berobat jika ada anggota keluarga yang sakit. “Alhamdulillah berkat adanya program waste ini sekarang tidak ada lagi sampah sampah yang berserakan di lingkungan desa kami”.

Pak Kamal
Koordinator Kelompok Pengelolaan Sampah dan Tabungan Sampah desa Kebon Peuteuy

Asep Sopyan (Koordinator Tim Teknis BINA LESTARI)

Bagi saya yang sudah lama menggeluti profesi sebagai pengumpul limbah, kehadiran Bina Lestari sebagai bagian dari program WASTE yang diadakan oleh PT. Tirta Investama Cianjur telah banyak memberikan manfaat baik untuk saya pribadi maupun masyarakat luas. Bagi saya kehadiran program Waste ini lebih memudahkan saya dalam menjalankan pekerjaan yang lebih terorganisir dan mendapat dukungan dari masyarakt selain juga sebagai sumber pendapatan saya dan keluarga relatif lebih tetap. Masyarakat juga sudah merasakan manfaat adanya program Waste ini selain lingkungan desa yang relatif menjadi lebih bersih karena adanya pengelolaan sampah rumah tangga juga dari pengelolaan sampah rumah tangga ini telah memberikan pendapatan tambahan bagi keluarga karena sampah yang dihasilkan akan dibeli oleh depo sampah bina lestari.

Namun dengan seiringnya tumbuhnya kesadaran masyarakat akan hidup sehat yang salah satunya dengan pengelolaan sampah rumah tangga menjadikan jumlah sampah yang dijual ke depo sampah bina lestari semakin banyak sehingga semakin besar pula jumlah uang yang harus dibayarkan. Hal ini yang akan menjadi masalah karena keterbatasan modal di depo sampah bina lestari. Harapan saya kedepannya ada tambahan modal dari program CSR PT. Tirta Investama Cianjur supaya program yang sudah berjalan di masyarakat tidak terhambat bahkan sampai berhenti karena keterbatasan modal untuk pembayaran pembelian sampah dari masyarakat.

Asep Sopyan
Koordinator Tim Teknis (bidang operasional eksternal) BINA LESTARI